Kamis, 07 Januari 2010

Tips Perawatan Rambut Untuk Mengatasi Rambut Bercabang



Problem bagi kebanyakan wanita berambut panjang adalah mengalami rambut bercabang terutama pada bagian ujung rambut. Meskipun sudah berusaha untuk mencegahnya dengan berbagai cara, namun seringkali problem tersebut sulit diatasi dan mengganggu keindahan rambut. Bagi anda yang benar-benar ingin menghilangkan rambut bercabang, sebaiknya mengetahui dulu apa yang menjadi penyebab utama terjadinya rambut bercabang. Penyebabnya adalah sebagai berikut:

1. Kulit kepala yang kering.
2. Terkena paparan sinar UV yang berlebih.
3. Penggunaan produk kimia berbahaya, termasuk produk pewarna yang berlebihan.
4. Kekurangan nutrisi pada rambut.
5. Menyisir rambut terlalu kuat atau kasar.
6. Menggunakan sisir dengan bahan dari metal.
7. Menyikat rambut yang basah.
8. Menggunakan karet rambut.
9. Menggunakan bantal dari bahan satin.
10. Menggunakan hair dryer yang berlebihan.

Kutikula rambut seharusnya bertugas menyediakan perlindungan terhadap setiap helai rambut agar rambut tetap sehat dan bersinar. Namun jika kutikula tersebut rusak, yang disebabkan oleh faktor-faktor di atas, maka kutikula akan gagal mempertahankan perlindungannya sehingga rambut akan menjadi kering dan rapuh, dan terjadilah rambut bercabang.

Tentu saja bagi para wanita dan pria yang sadar akan penampilan, problem ini sangatlah memalukan dan harus segera diatasi. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Lakukan beberapa tips sederhana berikut, yang dapat mengatasi problem rambut bercabang secara permanen.

Gunakan Pelembab Untuk Rambut. Meskipun produsen shampoo sering mengklaim bahwa produknya memiliki moisturizer yang terbaik, namun kenyataan seringkali hanyalah sebuah propaganda iklan belaka. Oleh sebab itu gunakanlah produk dimana anda benar-benar meyakini akan kualitasnya. Menggunakan conditioner yang bermutu dapat mencegah rambut menjadi kering dan rusak sehingga merupakan cara yang sangat ampuh untuk mengakhiri rambut bercabang.

Lakukan keramas secara rutin dengan shampoo lalu gunakan conditioner sesudahnya untuk memastikan rambut anda telah terlindungi. Setelah selesai mandi, gulung rambut anda dengan handuk selama 10-15 menit dan biarkan rambut anda kering secara alami tanpa harus menggunakan hair dryer, baru setelah itu anda dapat menyisirnya. Bila memungkinkan anda bisa melakukan perawatan rambut di salon secara rutin untuk mencegah terjadinya kerusakan rambut.

Lakukan pemijatan pada rambut. Penggunaan bahan alami seperti olive oil, almond oil, dan coconut oil juga dapat mencegah terjadinya rambut bercabang. Setelah dilakukan pemijatan, biarkan kandungan dari bahan alami tersebut diserap oleh rambut sehingga nantinya akan menghasilkan rambut yang lembut, kuat, dan bebas dari rambut bercabang.

Kemudian sisir rambut anda dengan hati-hati. Saat menyisir rambut, hindari untuk menyisir secara kasar dan sembarangan, dan jangan pernah menyisir rambut disaat rambut masih dalam keadaan basah. Gunakan sisir dari bahan yang lembut dan sisirlah ke arah bawah sampai ke bagian ujung rambut secara lembut.

Sebaiknya hindari menggunakan pewarna rambut, laminating, dan bahan-bahan kimia berbahaya lainnya. Karena semahal apapun produk tersebut, tetap akan menimulkan efek kurang baik pada rambut anda, apalagi jika sama sekali tidak dirawat. Saat berenang, gunakan swim cap atau pelindung kepala untuk mencegah rambut anda terkena bahan kimiawi dari kolam secara berlebihan. Saat beraktifitas diluar dan terkena sinar matahari langsung, gunakan topi untuk melindungi kepala anda.

Hanya dengan melakukan tips mudah diatas, anda akan terhindar dari rambut bercabang dan problem rambut bercabang akan segera teratasi. Tentunya rambut akan kembali menjadi sehat dan bercahaya!

Rabu, 09 Desember 2009

Tips Tepat Mengatasi Pacar yang Selingkuh




Rasa jenuh, bosan selama berhubungan dengan pasangan/pacar, yang ditambah dengan kondisi yang mendukung, dapat membuat sesorang untuk berselingkuh. Bagaimana jika hal ini terjadi dengan pasangan/pacar Anda. Berikut ini adalah Tips mengatasi pasangan/pacar yang selingkuh:
Tips Tepat Mengatasi Pacar Yang Selingkuh

1. Bertanya. Tidak perlu menunggu sampai memergoki dia sedang berduaan dengan selingkuhanny. Kalau kecurigaan Anda sudah kuat, bertanya langsung padanya adalah cara yang tepat. Jangan takut untuk mengungkapkan semua kecurogaan Anda sekaligus bukti-bukti yang Anda temukan.

2. Jangan Menunda. Menunda lebih lama untuk bertanya padanya, akan membuat dia merasa di atas angin. Ingat, bahwa semakin lama dia terlibat hubungan dengan selingkuhannya, akan semakin sulit untuk melepaskannya.

3. Waktu Yang Tepat. Agar suasananya tidak memanas, pintar-pintarlah membagi waktu untuk membahas hal ini denganya. Sebaiknya ketika dia dan Anda sedang santai, jangan ketika dia sedang capek. Coba untuk membicarakannya dengan kepala dingin/tanpa emosi.

4. Beri Waktu. Cobalah untuk memberikannya waktu untuk menjawab dan mejelaskannya. Kalau penjelasannya logis dan bisa dipercaya, diskusikan cara berkomunikasi yang bisa diterima baik oleh Anda dan pasangan agar lain kali tidak terjadi salah paham lagi.

5. Minta Bukti. Kalau Anda tidak bisa menerima penjelasannya, mintalah bukti. Kalau dia menolak, pilihannya ada pada Anda: menerima diperlakukan seperti itu (di-duakan) atau mengakhiri hubungan Anda.

6. Ikuti Kata Hati. Ikuti kata hati dan ambil keputusan yang terbaik. Satu hubungan sehat harus ada rasa saling percaya satu sama lain. Mungkin Anda masih mencintainya, namun cinta tanpa rasa percaya cuma akan membuat Anda maupun pasangan saling menyakiti.

Selasa, 08 Desember 2009

Tips dan Trik Buat Cowok yang Ingin Tampil Modis




Biasanya tampil modis hanya berlaku pada kaum wanita saja, tetapi dengan seiringnya zaman berkembang, kata modis masuk dalam kosa kata kaum pria. Saat ini kaum pria pun bisa tampil modis, trendy dan menarik.

Berikut tips berbusana untuk kaum pria :

* Jika kamu mempunyai ukuran pinggang yang pendek, sebaiknya hindari celana ketat dan jeans. Dianjurkan bagi kamu yang berpinggang pendek pilihlah celana yang jahitannya beberapa senti lebih tinggi di bagian pinggang.

* Untuk kaum pria yang berpinggang panjang, lebih baik mengenakan jeans. Kemudian kamu bisa memadukan warna yang kontras untuk T-shirt, kamu juga bisa mengenakan gesper yang berukuran tinggi.

* Nah, jika kamu bermasalah dengan ukuran pantat yang tipis, kamu tidak perlu khawatir. Kenakanlah celana panjang yang bermodel lurus. Model ini sesuai untuk bentuk tubuh kamu.

Beberapa tips yang dapat membantu :

- Celana bermodel besar membuat kamu terlihat lebih besar dari ukuran badan kamu yang sesungguhnya.

- Busana yang bercorak horizontal membantu kamu terlihat lebih besar.

- Model yang bercorak vertikal membuat kamu tampak lebih tinggi dan kurus.

Selamat berekspresi dengan pakaianmu...(rmb/pit)

Senin, 07 Desember 2009

Manfaat dan Bahaya "Coklat"



Coklat biasanya digunakan untuk mengungkapkan rasa kasih sayang untuk pasangan. Selain lezat, cokelat memang dikenal bermanfat untuk kesehatan.

Riset dan penelitian banyak yang membuktikan bahwa coklat memiliki khasiat untuk kesehatan. Zat bio-aktifnya berupa anti oksidan memang diyakini bermanfaat dari sisi medis, dan secara psikologis mengkonsumsi coklat pun dapat menimbulkan rasa nyaman.

Meskipun begitu jangan sampai terperdaya dengan khasiat dari makanan manis nan lezat ini. Ada baiknya mempertimbangkan lagi atau pun lebih bijaksana memilih produk coklat, karena bukan mustahil Anda justru akan mendapat kerugiannya ketimbang manfaat yang diharapkan dari makanan ini.

Coklat sebagai kudapan muncul setelah sebuah jurnal kesehatan ternama dalam edisi terbarunya menyatakan bahwa khasiat coklat kini sudah banyak "disalahgunakan". Untuk itu perlu dipertimbangkan lagi.

Pada jurnal Lancet yang melaporkan bahwa banyak produsen coklat kini justru menghilangkan kandungan flavanols karena rasanya yang pahit. Walhasil, banyak produk coklat yang beredar di pasaran saat ini hanya didominasi lemak dan gula saja. Padahal kedua zat ini justru merupakan musuh bagi jantung dan pembuluh darah.

Banyak riset yang menyatakan bahwa mengkonsumsi coklat dapat mengurangi risiko penyakit jantung, menurunkan tekanan darah dan menghilangkan capek. Tetapi menurut artikel yang ditulis dalam jurnal Lancet, coklat justru bisa memperdaya.

"Ketika perusahaan coklat membuat gula-gula, bahan coklat alami padat yang membuat warna menjadi lebih hitam serta flavanols yang rasanya pahit, justru dihilangkan. Oleh karena itulah, coklat yang terlihat hitam pun bisa jadi tidak mengandung flavanol.

"Konsumen juga selalu dibuat buta dengan kandungan flavanol dalam coklat sebab produsen jarang memberi keterangan mengenai informasi ini dalam produknya," tulis Lancet. Jurnal tersebut juga menekankan bahwa meskipun flavanols terkandung dalam sebuah produk coklat, para pecinta coklat harus tetap mewaspadai zat atau kandungan lainnya.

"Setan dalam coklat hitam adalah lemak, gula dan juga kalori yang terkandung di dalamnya. Untuk mendapatkan khasiatnya buat kesehatan, untuk yang suka makan coklat hitam dalam jumlah sedang harus menyeimbangkannya dengan mengurangi asupan makanan lainnya. Ini pekerjaan yang tak mudah bahkan untuk yang rajin menjaga asupan kalori sekalipun," ungkap Lancet.

6 Kebiasaan Tidak Perlu Agar Kulit Wajah Mulus


SADARKAH Anda, perawatan kulit wajah yang selama ini dilakukan tak seratus persen membuat kulit wajah menjadi mulus? Meski semahal apapun dan dilakukan di salon ternama sekalipun.

Jika demikian, Anda sebaiknya melakukan perawatan kulit wajah secara alami dan menunjangnya dengan berbagai cara di luar perawatan itu sendiri. Sebut saja kebiasaan sehari-hari.

Kebiasaan sehari-hari akan membawa pengaruh pada kulit wajah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh ahli dermatologis Mary P Lupo, MD dari New Orleans, Amerika, beberapa kebiasaan manusia dapat berpengaruh kulit wajah.

Kebiasaan-kebiasaan inilah yang semestinya Anda hindari bila menginginkan kulit wajah tetap mulus dan halus. Berikut beberapa kebiasaan yang mesti Anda hindari:

Kebiasaan Mengeksfoliasi

Menurut Mary P Lupo, MD, dermatologis dari New Orleans, Amerika, kebiasaan mengeksfoliasi kulit adalah salah satu kebiasaan yang semestinya perlu mendapat perhatian karena banyak orang yang tidak terlalu mengerti dan masih menganggap sepele akan hal ini.

Kebiasaan eksfoliasi merupakan kegiatan yang sering dilakukan manusia dengan tujuan untuk mengangkat lapisan kulit paling luar, atau pada lapisan epidermis. Pada kenyataannya, kebiasaan efoliasi terutama pada kulit wajah ini sering menggunakan butiran-butiran (scrubs) dari bahan yang keras.

Perlu Anda ketahui, butiran-butiran (scrub) dari bahan yang keras ini bisa merusak kulit wajah Anda. Saat ini, tak jarang produsen produk kecantikan memilih eksfoliator dari benda seperti kerang dihaluskan, kacang, atau biji-bijian.

Namun sayangnya, sampai saat ini butiran-butiran (scrub) ini terkadang masih terlalu kasar dan masih memiliki sudut-sudut yang tajam. Sudut ini yang pada akhirnya kerap menimbulkan luka di kulit.

Nah, mulai saat ini cobalah Anda perhatikan scrub yang Anda gunakan. Bila ternyata merusak kulit sebaiknya ganti dengan scrub yang kecil dan bundar.

Bila kulit Anda tergolong sensitif, menurut David Bank, MD, dermatologis dari Mt. Kisco, New York, Anda bisa gunakan eksfoliasi dari baking soda. Caranya mudah, cukup dengan mencampurkan baking soda secukupnya dan air hingga menjadi pasta. Kemudian gunakan sebagai scrub.

Berendam dengan Air Hangat

Merasa rileks, nyaman dan segar ketika berendam dalam air hangat tak jarang membuat Anda malas untuk beranjak dari kamar mandi. Dan Anda tak sadar bahwa tindakan yang dilakukan tersebut sebenarnya tak baik untuk kesehatan kulit.

Terlalu lama berada di air panas akan membuat lapisan lipid atau lapisan pengikat sel kulit yang menjaga agar tetap lembap, menjadi terkikis. Walaupun sebenarnya setelah beberapa jam kemudian lapisan lipid ini akan terbentuk kembali, namun perlu Anda tahu bahwa selama proses tersebut kelembapan tubuh akan hilang dalam jumlah yang cukup banyak.

Kondisi akan lebih buruk lagi, bila air yang Anda gunakan untuk berendam mengandung klorin. Kandungan klorin dalam air, bisa membuat kulit teriritasi dan kering. Jika kondisi tertentu mengharuskan Anda mandi dengan air hangat, usahakan tidak lebih dari 10 menit, agar kelembapan kulit tetap terjaga.

Memeriksa Mata

Memeriksakan mata sebaiknya memang rutin Anda lakukan, meskipun tak ada masalah. Normalnya minimal 2 tahun sekali Anda harus memeriksakan. Namun pada kenyataannya, orang memeriksakan mata ketika mengalami gejala tertentu sehubungan dengan penglihatan. Itupun bila gejalanya mengarah pada penyakit mata yang berat hingga berpotensi kebutaan. Dan banyak yang tidak menyadari, kebiasaan kecil sehubungan dengan berpotensi kebutaan.

Kebiasaan kecil sehubungan dengan pengelihatan seperti misalnya mengernyit karena Anda merasa kurang jelas, bisa berdampak buruk pada kulit wajah Anda. Kebiasaan mengernyit, akan menimbulkan gerakan otot yang berulang. Akibatnya menimbulkan kerutan atau garis halus sementara di antara alis dan bagian luar mata, dan bila kebiasaan ini sering dilakukan tak jarang kerutan menjadi permanen.

Menata Rambut

Kebiasaan ini sering kali dilakukan oleh kaum wanita di pagi hari. Nah, mulai saat sekarang sebaiknya ubah kebiasaan tak baik ini. Mengapa?

Karena secara tak disadari, produk-produk penata rambut yang Anda gunakan sebelum tidur (misal sampo) bisa menempel di anak-anak rambut yang ada di sekitar wajah. Alhasil, akan ada jerawat-jerawat di sekitar anak rambut dan pori-pori tersumbat akibat produk-produk penata rambut.

Sebaiknya, bila Anda menggunakan produk penata rambut, apapun itu, di malam hari, penataan rambut di pagi hari, Anda lakukan sebelum Anda mencuci wajah. Bila dirasa terlalu merepotkan, Anda bisa gunakan tisu basah khusus wajah untuk membersihkan wajah Anda sebelum menggunakan make-up.

Tidur Menyamping

Tak banyak orang tahu bahwa kebiasaan tidur miring akan berpengaruh pada keremajaan kulit wajah. Saat Anda tidur dengan posisi miring, gravitasi bumi bisa menyebabkan cairan menumpuk di bagian bawah mata, sehingga menyebabkan bawah mata bengkak. Dan jika ini terjadi setiap hari, akan terjadi kantung mata.

Orang yang memiliki kebiasaan tidur menyamping, cenderung memiliki kerutan. Selain itu, garis-garis yang terbentuk akibat kontak kulit wajah dengan sprai setiap harinya. Untuk hal ini, tentunya Anda juga harus memerhatikan jenis kain pada sprai yang terbuat dari sutera, karena sprai jenis ini jarang menggumpal saat digunakan dan tidak menimbulkan guratan pada wajah.

Makan Makanan Asin

Selain kebiasaan di atas, beberapa kebiasaan yang berhubungan dengan asupan juga perlu Anda hindari agar kulit tetap halus, di antaranya, kebiasaan mengonsumsi camilan asin, menurut murad, ahli kulit, sodium yang tentunya terkandung dalam camilan ini dapat mengangkat kelembaban kulit dan membuat kulit menjadi kering.

Selain camilan kering, satu lagi yang perlu dihindari adalah alkohol. Sama seperti sodium yang terdapat pada camilan asin, alkohol juga berpotensi menyebabkan kulit menjadi kering.(Genie/Genie/nsa)